Narasumber AI Surabaya untuk Memahami AI dengan Cara yang Lebih Praktis
Artificial Intelligence bukan lagi sekadar topik yang dibicarakan oleh perusahaan teknologi.
AI sudah masuk ke banyak aktivitas manusia.
Mulai dari membuat dokumen, mencari ide, menganalisis informasi, membuat materi presentasi, menghasilkan gambar, membantu pekerjaan administratif, sampai mendukung aktivitas pemasaran.
Persoalannya, perkembangan AI bergerak jauh lebih cepat dibandingkan kemampuan banyak orang untuk memahaminya.
a) Ada yang sudah menggunakan AI setiap hari, tetapi belum memahami cara memberikan instruksi yang baik.
b) Ada yang mengetahui berbagai tools AI, tetapi belum tahu kapan teknologi tersebut benar-benar bermanfaat.
c) Ada pula yang justru menghindari AI karena menganggapnya terlalu rumit.
Di sinilah Narasumber AI Surabaya dapat berperan dalam membantu peserta memahami Artificial Intelligence secara lebih sederhana, terarah, dan relevan dengan pekerjaan.
Program Belajar AI Surabaya maupun Pelatihan AI Surabaya dapat dirancang bukan sekadar sebagai pengenalan tools, tetapi sebagai proses membangun kemampuan menggunakan AI secara bertanggung jawab.

AI Bukan Tentang Siapa yang Paling Banyak Menggunakan Tools
Perkembangan AI menghasilkan banyak sekali aplikasi baru.
Hari ini ada tools untuk teks.
Besok muncul tools untuk gambar.
Kemudian muncul teknologi untuk video, audio, presentasi, analisis data, hingga otomatisasi.
Kalau pembelajaran hanya berfokus pada daftar tools, peserta akan cepat tertinggal.
Sebab tools bisa berubah.
Yang lebih penting adalah memahami cara berpikir di balik penggunaannya.
Peserta perlu mengetahui:
Masalah apa yang ingin diselesaikan?
Apakah AI memang cocok digunakan?
Data apa yang dibutuhkan?
Instruksi seperti apa yang harus diberikan?
Bagaimana cara memeriksa hasilnya?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi fondasi penting dalam literasi AI.
Belajar AI Surabaya Dimulai dari Masalah Nyata
Salah satu pendekatan yang efektif dalam mempelajari AI adalah tidak memulainya dari teknologi.
Mulailah dari pekerjaan.
Misalnya seorang staf marketing memiliki pekerjaan membuat 20 ide konten setiap bulan.
Pertanyaannya bukan:
“Tools AI apa yang sedang populer?”
Tetapi:
“Bagaimana AI dapat membantu saya menghasilkan ide konten dengan lebih cepat tanpa menghilangkan karakter brand?”
Begitu juga seorang guru.
Bukan sekadar:
“Apa yang bisa dilakukan AI?”
Tetapi:
“Bagaimana AI dapat membantu saya menyiapkan bahan ajar tanpa menghilangkan peran guru sebagai pengarah pembelajaran?”
Cara berpikir seperti ini membuat proses belajar AI Surabaya menjadi lebih relevan.
Materi Pelatihan AI Surabaya
Program dapat disusun secara bertahap, mulai dari pemahaman fundamental sampai penerapan dalam pekerjaan.
1. Memahami Artificial Intelligence
Peserta diperkenalkan dengan konsep dasar AI secara sederhana.
Pembahasannya dapat mencakup:
- Artificial Intelligence.
- Machine Learning.
- Deep Learning.
- Generative AI.
- Natural Language Processing.
- Computer Vision.
- Automation.
Tujuannya bukan menjadikan semua peserta sebagai programmer.
Tujuannya adalah membuat peserta memahami peta besar teknologi AI.
2. Mengenal Generative AI
Generative AI memungkinkan sistem menghasilkan berbagai jenis konten berdasarkan instruksi yang diberikan.
Output-nya dapat berupa:
- Teks.
- Gambar.
- Audio.
- Video.
- Kode.
- Ide dan konsep.
Peserta kemudian diajak memahami bahwa hasil AI tidak selalu langsung siap digunakan.
Ada proses:
Prompt → Generate → Review → Verify → Edit → Final
Inilah yang membedakan antara sekadar menggunakan AI dengan memanfaatkannya secara profesional.
3. Prompt Engineering untuk Pemula
Kemampuan memberikan instruksi menjadi salah satu keterampilan yang semakin penting.
Instruksi yang terlalu umum biasanya menghasilkan jawaban yang juga umum.
Sebaliknya, instruksi dengan konteks yang jelas dapat membantu AI memberikan output yang lebih sesuai.
Peserta dapat belajar struktur sederhana:
Role + Context + Objective + Instruction + Constraint + Output
Contohnya, seorang pelaku usaha tidak cukup mengatakan:
“Buatkan promosi produk saya.”
Instruksi dapat dikembangkan menjadi:
“Bertindak sebagai copywriter untuk bisnis kuliner. Buat tiga konsep promosi untuk produk makanan ringan dengan target konsumen usia 25–40 tahun. Gunakan bahasa santai, hindari klaim berlebihan, dan setiap konsep memiliki headline, benefit, CTA, serta ide visual.”
Perbedaannya terletak pada konteks dan tujuan.
4. AI untuk Pekerjaan Kantor
AI dapat digunakan untuk membantu berbagai pekerjaan administratif.
Contohnya:
- Merangkum dokumen.
- Membuat draft.
- Mengembangkan outline laporan.
- Menyusun agenda.
- Membantu membuat SOP.
- Mengolah informasi.
- Membuat konsep presentasi.
Tetapi peserta tetap perlu melakukan pemeriksaan terhadap hasil.
Prinsipnya sederhana:
AI membantu pekerjaan, manusia bertanggung jawab terhadap hasil.
5. AI untuk Digital Marketing
AI memiliki potensi besar dalam aktivitas marketing.
Mulai dari tahap riset hingga evaluasi.
Alurnya dapat digambarkan sebagai:
Research → Audience → Strategy → Content → Distribution → Analysis → Optimization
AI dapat membantu menemukan ide berdasarkan target audience.
Kemudian membantu mengembangkan content pillar.
Setelah konten dibuat dan dipublikasikan, data performanya dapat digunakan sebagai bahan evaluasi.
Dengan pendekatan tersebut, AI bukan sekadar alat untuk membuat caption.
AI dapat menjadi marketing assistant yang membantu mempercepat proses berpikir dan produksi.
6. AI untuk Content Creator
Content creator menghadapi satu persoalan yang hampir selalu sama:
Bagaimana menghasilkan konten secara konsisten tanpa kehabisan ide?
AI dapat membantu pada beberapa tahap:
- Brainstorming.
- Ide headline.
- Script video.
- Storyboard.
- Content calendar.
- Caption.
- Repurposing content.
- Pengembangan variasi angle.
Namun karakter personal tetap harus berasal dari creator.
AI boleh membantu proses produksi.
Tetapi sudut pandang, pengalaman, dan kepribadian creator yang membuat konten memiliki identitas.
7. AI untuk UMKM
Pelaku UMKM tidak harus memiliki tim teknologi untuk mulai menggunakan AI.
AI dapat digunakan pada pekerjaan sederhana yang sering menyita waktu.
Misalnya:
Riset pelanggan
↓
Mencari ide produk
↓
Membuat konten
↓
Menyusun copywriting
↓
Membuat kalender promosi
↓
Menganalisis feedback
Dengan workflow yang tepat, AI dapat membantu pelaku usaha menghemat waktu sehingga lebih banyak energi dapat digunakan untuk mengelola bisnis.
8. AI untuk Sekolah dan Perguruan Tinggi
Dunia pendidikan juga mengalami perubahan akibat hadirnya AI.
Karena itu, literasi AI menjadi semakin penting bagi:
- Guru.
- Dosen.
- Siswa.
- Mahasiswa.
- Tenaga kependidikan.
Materi dapat diarahkan pada:
- Fundamental AI.
- Generative AI.
- Prompting.
- AI untuk pembelajaran.
- AI untuk produktivitas.
- Verifikasi informasi.
- Etika penggunaan AI.
- Critical thinking.
Tujuannya bukan membuat peserta bergantung kepada AI.
Justru sebaliknya.
Peserta harus semakin mampu berpikir kritis terhadap hasil yang diberikan AI.
AI dan Critical Thinking: Dua Hal yang Harus Berjalan Bersama
AI bisa memberikan jawaban dengan sangat cepat.
Tetapi cepat tidak selalu berarti benar.
Sebuah sistem AI dapat menghasilkan informasi yang keliru, tidak lengkap, atau kurang sesuai konteks.
Karena itu, ada kebiasaan penting yang perlu dibangun:
1. Generate
Gunakan AI untuk menghasilkan ide atau informasi awal.
2. Check
Periksa isi dan logikanya.
3. Verify
Bandingkan dengan sumber yang dapat dipercaya.
4. Improve
Edit dan sesuaikan dengan kebutuhan.
5. Decide
Manusia tetap mengambil keputusan akhir.
Workflow tersebut membuat AI menjadi alat bantu yang produktif tanpa menghilangkan kemampuan berpikir manusia.
Etika Penggunaan Artificial Intelligence
Semakin kuat sebuah teknologi, semakin penting pula memahami batas penggunaannya.
Dalam pelatihan AI Surabaya, pembahasan dapat mencakup beberapa aspek penting:
- Perlindungan data.
- Privasi.
- Hak cipta.
- Verifikasi informasi.
- Bias AI.
- Transparansi penggunaan AI.
- Keamanan data perusahaan.
- Penggunaan AI secara bertanggung jawab.
Peserta perlu memahami bahwa tidak semua informasi boleh dimasukkan ke dalam platform AI.
Terutama data yang bersifat rahasia, sensitif, atau merupakan aset perusahaan.
AI sebagai Co-Pilot, Bukan Pengganti Manusia
Ada cara sederhana untuk memahami posisi AI.
Bayangkan AI sebagai co-pilot.
Ia dapat membantu membaca informasi, memberikan alternatif, membuat draft, mencari pola, dan mempercepat pekerjaan.
Tetapi manusia tetap memegang kendali.
Manusia menentukan:
- Tujuan.
- Konteks.
- Prioritas.
- Validitas.
- Etika.
- Keputusan akhir.
Dengan cara pandang tersebut, AI tidak perlu dilihat sebagai ancaman.
AI dapat menjadi alat untuk meningkatkan kapasitas manusia.
Format Kegiatan yang Dapat Disesuaikan
Program Narasumber AI Surabaya dapat dikembangkan dalam beberapa format.
Seminar AI
Cocok untuk memperkenalkan AI kepada peserta dalam jumlah besar.
Workshop AI
Peserta mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk praktik.
In-House Training
Materi dirancang berdasarkan kebutuhan pekerjaan di perusahaan.
Pelatihan AI untuk UMKM
Fokus pada produktivitas, konten, marketing, dan pengembangan bisnis.
AI untuk Pendidikan
Materi disesuaikan dengan kebutuhan sekolah dan perguruan tinggi.
AI untuk Marketing
Fokus pada penggunaan AI dalam riset, content creation, campaign, dan analisis marketing.
Portofolio Randy Rahman Hussen
Randy Rahman Hussen merupakan narasumber, trainer, praktisi digital marketing, content creator, mentor, dan asesor kompetensi yang aktif memberikan edukasi serta pelatihan kepada berbagai kalangan.
Pengalaman kegiatan mencakup:
- Pelatihan Artificial Intelligence.
- Seminar Digital Marketing.
- Workshop Social Media Marketing.
- Pelatihan Content Marketing.
- Affiliate Marketing.
- Digital Selling.
- SEO dan Local SEO.
- Personal Branding.
- Pendampingan UMKM.
- Pelatihan siswa dan mahasiswa.
- Workshop perusahaan dan instansi.
- Pengembangan kompetensi Bisnis Digital.
- Sinkronisasi kurikulum Bisnis Digital.
- Uji kompetensi Digital Marketing standar BNSP.
Randy Rahman Hussen juga tersertifikasi BNSP dalam kompetensi Digital Marketing dan memiliki pengalaman sebagai asesor kompetensi.
Pengalaman tersebut menjadi dasar dalam menghubungkan teknologi dengan kebutuhan praktis dunia bisnis, pendidikan, marketing, dan pengembangan kompetensi SDM.
Siapa yang Cocok Mengikuti Pelatihan AI?
Program Pelatihan AI Surabaya dapat dikembangkan untuk berbagai kelompok peserta, seperti:
- Perusahaan.
- Instansi pemerintah.
- Sekolah.
- SMK.
- Perguruan tinggi.
- Guru.
- Dosen.
- Mahasiswa.
- Pelaku UMKM.
- Profesional.
- Tim marketing.
- Content creator.
- Komunitas.
Materi tidak harus dimulai dari tingkat teknis.
Peserta pemula dapat mengikuti pembelajaran dari dasar, kemudian meningkat sesuai kebutuhan.
Mengapa Belajar AI Sekarang?
Teknologi terus berkembang.
Karena itu, belajar AI bukan tentang mengejar semua tools yang tersedia.
Tidak mungkin seseorang menguasai setiap aplikasi AI yang muncul.
Yang lebih penting adalah membangun kemampuan adaptasi teknologi.
Ketika tools baru muncul, seseorang yang memahami prinsip AI akan lebih mudah mempelajarinya.
Itulah mengapa literasi AI memiliki nilai yang lebih panjang daripada sekadar menguasai satu aplikasi.
Hubungi Narasumber AI Surabaya
Jika Anda sedang mencari Narasumber AI Surabaya untuk seminar, workshop, pelatihan perusahaan, sekolah, perguruan tinggi, UMKM, komunitas, maupun instansi pemerintah, silakan menghubungi:
Klik untuk Chat WhatsApp 0857-4096-2641
Program dapat disesuaikan dengan:
- Jumlah peserta.
- Durasi acara.
- Level pemahaman AI.
- Bidang pekerjaan.
- Sektor industri.
- Tujuan pelatihan.
- Kompetensi yang ingin dikembangkan.
FAQ Narasumber AI Surabaya
Apa yang dipelajari dalam pelatihan AI?
Materi dapat mencakup fundamental Artificial Intelligence, Generative AI, Machine Learning, prompt engineering, AI untuk produktivitas, AI untuk marketing, AI untuk pendidikan, serta etika penggunaan AI.
Apakah pemula bisa mengikuti pelatihan?
Bisa. Program Belajar AI Surabaya dapat dimulai dari tingkat dasar sehingga peserta tidak harus memiliki latar belakang teknologi.
Apakah harus bisa coding?
Tidak selalu. Untuk program AI praktis, peserta dapat memulai dari pemahaman fundamental dan penggunaan Generative AI tanpa harus memiliki kemampuan programming.
Apakah pelatihan dapat dilakukan untuk perusahaan?
Bisa. Program dapat dikemas menjadi in-house training dan materi disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan peserta.
Apakah AI dapat digunakan untuk marketing?
Ya. AI dapat membantu proses riset, penyusunan strategi, brainstorming, content creation, copywriting, hingga analisis marketing.
Apakah tersedia pelatihan AI untuk sekolah dan kampus?
Tersedia. Materi dapat disesuaikan untuk siswa, mahasiswa, guru, dosen, maupun tenaga kependidikan.
Kesimpulan
Belajar Artificial Intelligence tidak harus dimulai dari hal yang rumit.
Yang paling penting adalah memahami apa yang bisa dilakukan AI, bagaimana memberikan instruksi, bagaimana mengevaluasi hasil, bagaimana menjaga keamanan data, dan bagaimana menghubungkannya dengan pekerjaan nyata.
Melalui Narasumber AI Surabaya, program Belajar AI Surabaya dan Pelatihan AI Surabaya dapat dirancang secara praktis sesuai kebutuhan peserta.
AI bukan sekadar teknologi untuk menghasilkan sesuatu dengan cepat.
Jika digunakan dengan benar, AI dapat membantu manusia berpikir lebih luas, bekerja lebih efisien, dan menghasilkan lebih banyak nilai.
Jika Anda membutuhkan narasumber untuk seminar, workshop, maupun pelatihan Artificial Intelligence di Surabaya dan sekitarnya:



