Jogja selalu memiliki cerita. Ada cerita dari pelaku usaha kuliner, pengrajin, fashion, industri kreatif, pariwisata, komunitas, mahasiswa, hingga bisnis yang tumbuh dari rumah. Menariknya, banyak bisnis di Jogja tidak lahir dari perusahaan besar. Sebagian justru berawal dari ide sederhana yang kemudian berkembang karena kreativitas pemiliknya. Tetapi di era digital, kreativitas saja belum cukup. Produk yang bagus perlu ditemukan. Cerita yang menarik perlu disampaikan. Dan pelanggan perlu memiliki alasan untuk percaya sebelum akhirnya membeli. Karena itu, narasumber digital marketing Jogja memiliki peran penting dalam membantu peserta memahami bagaimana kreativitas dapat diubah menjadi strategi pemasaran yang terukur. Digital marketing bukan hanya tentang membuat konten. Lebih jauh dari itu, digital marketing adalah bagaimana sebuah bisnis memahami siapa pelanggannya, apa kebutuhannya, bagaimana menjangkaunya, dan bagaimana mengubah perhatian menjadi transaksi.

Dari Kreativitas ke Konversi
Salah satu kesalahan yang sering terjadi dalam pemasaran digital adalah terlalu fokus pada jumlah konten. Posting setiap hari belum tentu menghasilkan penjualan. Jumlah followers yang besar juga belum otomatis membuat omzet meningkat. Pertanyaan yang lebih penting adalah:
a) Apakah konten tersebut menjangkau orang yang tepat?
b) Apakah pesan yang disampaikan relevan?
c) Apakah pelanggan memahami value produk?
d) Apakah ada alasan bagi mereka untuk melakukan tindakan?
Dari sinilah strategi digital marketing mulai bekerja. Sebuah konten dapat menarik perhatian. Perhatian dapat menghasilkan engagement. Engagement dapat membangun kepercayaan. Kepercayaan dapat menghasilkan inquiry. Dan inquiry yang dikelola dengan baik dapat berubah menjadi transaksi. Inilah yang disebut sebagai customer journey dalam digital marketing.
Mengapa Digital Marketing Penting untuk Bisnis di Jogja?
Jogja memiliki ekosistem bisnis yang sangat beragam.
a) Ada bisnis yang mengandalkan wisatawan.
b) Ada yang menyasar masyarakat lokal.
c) Ada yang menjual produk ke luar daerah. Bahkan tidak sedikit bisnis yang sejak awal membangun pasar melalui internet.
Digital marketing memberikan kesempatan untuk menghilangkan batas geografis tersebut.
Sebuah produk dari Jogja dapat ditemukan pelanggan dari:
- Sleman.
- Bantul.
- Kulon Progo.
- Gunungkidul.
- Kota Yogyakarta.
- Jawa Tengah.
- Jakarta.
- Bahkan pasar nasional.
Dengan strategi yang tepat, bisnis tidak harus selalu membuka cabang untuk memperluas pasar.
Yang perlu diperluas terlebih dahulu adalah jangkauan komunikasinya.
Apa yang Dipelajari dalam Pelatihan Digital Marketing?
Program bersama narasumber digital marketing Jogja dapat disusun berdasarkan kebutuhan peserta.
Berikut beberapa materi yang dapat dikembangkan.
1. Fundamental Digital Marketing
Peserta terlebih dahulu memahami bagaimana pemasaran berubah setelah hadirnya internet dan media sosial.
Pembahasan meliputi:
- Konsep digital marketing.
- Perubahan perilaku konsumen.
- Customer journey.
- Marketing funnel.
- Digital touchpoint.
- Strategi pemasaran online.
Tujuannya agar peserta tidak sekadar mengikuti tren platform.
2. Product Value dan Positioning
Produk yang sama dapat memiliki nilai yang berbeda ketika ditawarkan kepada target market yang berbeda.
Karena itu, peserta belajar menjawab:
Apa yang membuat produk kita layak dipilih?
Kemudian diterjemahkan menjadi:
Value → Positioning → Message → Content
Dengan positioning yang jelas, konten menjadi lebih mudah dibuat karena bisnis sudah mengetahui pesan utama yang ingin disampaikan.
3. Target Market dan Buyer Persona
Tidak semua orang merupakan pelanggan potensial.
Peserta belajar melakukan segmentasi berdasarkan:
- Demografi.
- Geografi.
- Psikografi.
- Behavior.
Kemudian membuat buyer persona agar komunikasi pemasaran lebih spesifik.
Dengan cara ini, bisnis tidak lagi membuat konten untuk “semua orang”.
Social Media Marketing: Bukan Sekadar Posting
Media sosial merupakan salah satu kanal pemasaran yang paling dekat dengan konsumen.
Namun, akun bisnis yang aktif belum tentu memiliki strategi.
Dalam pelatihan, peserta dapat mempelajari:
- Menentukan platform yang sesuai.
- Optimasi profil bisnis.
- Content pillar.
- Content planning.
- Storytelling.
- Engagement strategy.
- Social selling.
- Evaluasi performa konten.
Setiap platform memiliki karakter audiens dan pola konsumsi konten yang berbeda.
Karena itu, strategi TikTok tidak selalu bisa disalin mentah-mentah ke Instagram atau LinkedIn.
Content Marketing dan Storytelling
Jogja memiliki kekuatan pada cerita.
Mulai dari budaya, kuliner, kreativitas, perjalanan bisnis, hingga kisah di balik sebuah produk.
Semua itu dapat menjadi bahan content marketing.
Peserta dapat belajar membuat konten dengan pendekatan:
Problem → Insight → Solution → Product
atau menggunakan storytelling:
Origin → Conflict → Process → Result
Dengan pendekatan tersebut, konten tidak hanya berbicara mengenai produk.
Konten berbicara mengenai alasan mengapa produk tersebut hadir.
Dan cerita yang relevan sering kali lebih mudah diingat daripada iklan yang hanya berisi harga.
SEO: Ketika Pelanggan Sedang Mencari
Media sosial bekerja dengan cara membawa konten kepada audiens.
SEO memiliki pendekatan yang sedikit berbeda.
SEO membantu bisnis muncul ketika seseorang sedang mencari sesuatu.
Misalnya:
- “bakery di Jogja”
- “jasa digital marketing Jogja”
- “pelatihan digital marketing Jogja”
- “kursus digital marketing Jogja”
- “narasumber digital marketing Jogja”
Artinya, SEO memiliki hubungan erat dengan search intent.
Peserta dapat belajar:
- Keyword research.
- Search intent.
- SEO on-page.
- Struktur artikel.
- Internal linking.
- Local SEO.
- Google Business Profile.
- Content strategy.
Digital Advertising: Ketika Strategi Bertemu Data
Iklan digital memungkinkan bisnis menjangkau audiens secara lebih terarah.
Tetapi iklan bukan sekadar menentukan budget dan menekan tombol “promote”.
Peserta perlu memahami:
Objective → Audience → Creative → Budget → Measurement → Optimization
Beberapa indikator yang dapat dianalisis antara lain:
- Reach.
- Impression.
- CTR.
- CPC.
- Conversion.
- ROAS.
Dengan pendekatan berbasis data, keputusan marketing menjadi lebih rasional.
AI untuk Mempercepat Pekerjaan Digital Marketing
Artificial Intelligence juga membuka peluang baru bagi marketer.
AI dapat membantu mempercepat berbagai pekerjaan, seperti:
- Mencari ide konten.
- Mengembangkan headline.
- Membuat variasi copywriting.
- Menyusun content calendar.
- Brainstorming kampanye.
- Membantu riset awal.
- Menganalisis data dan informasi.
Tetapi ada satu hal yang tetap penting.
AI bukan pengganti strategi.
AI dapat membantu menghasilkan banyak kemungkinan, tetapi manusia tetap menentukan mana yang paling relevan dengan brand, pelanggan, dan tujuan bisnis.
Portofolio Randy Rahman Hussen
Randy Rahman Hussen merupakan narasumber, trainer, praktisi, mentor, content creator, dan asesor kompetensi Digital Marketing BNSP.
Pengalaman profesionalnya mencakup berbagai kegiatan pelatihan dan pengembangan kompetensi digital marketing, antara lain:
- Seminar dan workshop digital marketing.
- Pelatihan Social Media Marketing.
- Pelatihan Content Marketing.
- Workshop Copywriting.
- Pelatihan Affiliate Marketing.
- Pelatihan Digital Selling.
- Pendampingan digital marketing UMKM.
- Pelatihan Artificial Intelligence.
- Pengembangan kompetensi siswa Bisnis Digital.
- Sinkronisasi kurikulum Bisnis Digital.
- Uji kompetensi Digital Marketing standar BNSP.
- Seminar personal branding dan kewirausahaan.
Beberapa kegiatan juga dilakukan bersama sekolah, perguruan tinggi, UMKM, perusahaan, komunitas, serta instansi pemerintah di berbagai daerah Indonesia.
Randy Rahman Hussen tersertifikasi BNSP dalam kompetensi Digital Marketing.
Pengalaman sebagai praktisi dan asesor membuat pendekatan pelatihan tidak berhenti pada teori. Peserta diarahkan untuk memahami bagaimana kompetensi tersebut digunakan dalam situasi nyata.
Cocok untuk UMKM, Kampus, Sekolah, hingga Perusahaan
Program narasumber digital marketing Jogja dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan.
UMKM
Fokus pada peningkatan visibility, konten, social media marketing, marketplace, SEO, dan penjualan.
Sekolah dan SMK
Materi dapat diarahkan pada kompetensi Bisnis Digital, Content Creator, Social Media Marketing, dan Digital Marketing.
Perguruan Tinggi
Cocok untuk seminar, kuliah umum, workshop, maupun penguatan kompetensi mahasiswa.
Perusahaan
Materi dapat dikembangkan menjadi in-house training untuk tim marketing, sales, maupun content.
Komunitas dan Instansi
Program dapat dikemas sebagai workshop atau sharing session yang lebih praktis dan interaktif.
Bukan Hanya Mengajarkan “Cara Posting”
Ada perbedaan antara orang yang bisa menggunakan media sosial dengan orang yang memahami digital marketing.
Menggunakan Instagram adalah keterampilan teknis.
Memahami mengapa sebuah konten dibuat, kepada siapa konten ditujukan, pesan apa yang disampaikan, bagaimana audiens bergerak menuju pembelian, dan bagaimana hasilnya diukur adalah kompetensi digital marketing.
Karena itu, pembelajaran digital marketing perlu dimulai dari cara berpikir.
Bukan hanya:
“Hari ini posting apa?”
Tetapi:
“Apa tujuan bisnis kita, siapa pelanggan kita, dan strategi digital apa yang paling tepat untuk mencapainya?”
Hubungi Narasumber Digital Marketing Jogja
Jika Anda sedang mencari narasumber digital marketing Jogja untuk seminar, workshop, pelatihan, kuliah umum, in-house training, pendampingan UMKM, sekolah, perguruan tinggi, perusahaan, komunitas, maupun instansi pemerintah, silakan menghubungi:
📱 WhatsApp:
085740962641
📸 Instagram: @randyrahman_h
Program dapat disesuaikan berdasarkan jumlah peserta, durasi, level kemampuan, sektor industri, serta tujuan kegiatan.
FAQ Narasumber Digital Marketing Jogja
Apa saja materi yang dapat diberikan?
Materi dapat mencakup fundamental digital marketing, target market, buyer persona, positioning, social media marketing, content marketing, copywriting, SEO, digital advertising, affiliate marketing, personal branding, hingga AI untuk marketing.
Apakah cocok untuk UMKM di Jogja?
Ya. Materi dapat diarahkan pada kebutuhan praktis UMKM, seperti membangun brand, meningkatkan jangkauan, mendapatkan leads, dan meningkatkan penjualan melalui kanal digital.
Apakah bisa untuk sekolah dan perguruan tinggi?
Bisa. Materi dapat disesuaikan dengan kompetensi siswa, mahasiswa, guru, maupun dosen serta kebutuhan dunia industri.
Apakah tersedia materi AI?
Ya. Artificial Intelligence dapat dimasukkan ke dalam materi untuk membantu riset, ideasi, content creation, copywriting, dan produktivitas marketing.
Apakah Randy Rahman Hussen memiliki sertifikasi?
Ya. Randy Rahman Hussen merupakan Asesor dan pemegang sertifikasi kompetensi Digital Marketing BNSP.



