Narasumber AI Jogja: Membantu SDM Beradaptasi dengan Era Artificial Intelligence

Narasumber Ai Jogja

Narasumber AI Jogja untuk Mengubah AI Menjadi Keterampilan yang Bisa Digunakan

Ada masa ketika orang mengenal internet sebagai sesuatu yang baru.

Kemudian media sosial mengubah cara manusia berkomunikasi.

Setelah itu smartphone mengubah cara orang bekerja dan mencari informasi.

Sekarang, kita berada pada fase perubahan berikutnya: Artificial Intelligence.

Perbedaannya, perkembangan AI berlangsung sangat cepat.

Seseorang yang hari ini baru mengenal satu tools AI, beberapa bulan kemudian mungkin sudah berhadapan dengan teknologi baru yang mampu melakukan pekerjaan jauh lebih kompleks.

Karena itu, persoalannya bukan lagi sekadar:

“Apa itu AI?”

Pertanyaan yang lebih penting adalah:

“Bagaimana manusia dapat menggunakan AI untuk bekerja lebih baik tanpa kehilangan kemampuan berpikir kritis?”

Inilah pendekatan yang dapat dibangun melalui Narasumber AI Jogja, baik dalam bentuk seminar, workshop, maupun Pelatihan AI Jogja.

Narasumber Ai Jogja

Mengapa Belajar AI Jogja Semakin Relevan?

Jogja memiliki lingkungan yang sangat beragam.

Ada kampus, sekolah, komunitas kreatif, startup, UMKM, industri kreatif, perusahaan, hingga berbagai organisasi yang terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Kondisi tersebut membuat AI memiliki banyak kemungkinan penerapan.

Seorang mahasiswa mungkin menggunakannya untuk brainstorming.

Content creator memanfaatkannya untuk mengembangkan ide.

Pelaku UMKM menggunakannya untuk membantu pemasaran.

Tim perusahaan menggunakannya untuk produktivitas.

Guru dan dosen menggunakannya untuk mengembangkan materi.

Tetapi ada satu kesamaan.

AI harus dipelajari berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar mengikuti tren.


AI Bukan Sekadar Generator Konten

Salah satu persepsi yang cukup umum adalah menganggap AI hanya sebagai alat untuk membuat tulisan atau gambar.

Padahal, kemampuan AI jauh lebih luas.

AI dapat membantu manusia dalam:

  • Analisis informasi.
  • Pengenalan pola.
  • Prediksi.
  • Pemrosesan bahasa.
  • Pembuatan konten.
  • Otomatisasi.
  • Pengembangan ide.
  • Pengambilan keputusan.
  • Pengolahan data.

Generative AI sendiri dapat menghasilkan berbagai bentuk output, mulai dari teks, gambar, audio, video, hingga kode.

Karena itu, belajar AI Jogja sebaiknya tidak berhenti pada tutorial satu aplikasi.

Peserta perlu memahami konsep yang dapat digunakan kembali ketika teknologi berkembang.


Dari “Coba-Coba AI” Menjadi Workflow

Banyak orang sudah pernah mencoba AI.

Mereka mengetik pertanyaan.

Mendapatkan jawaban.

Kemudian selesai.

Padahal, nilai terbesar AI justru muncul ketika teknologi tersebut dimasukkan ke dalam workflow pekerjaan.

Misalnya seorang content creator.

Daripada menggunakan AI hanya untuk:

“Buatkan caption.”

Workflow dapat dikembangkan menjadi:

Riset audiens

Menentukan content pillar

Mencari angle

Membuat outline

Mengembangkan script

Membuat caption

Repurpose content

Evaluasi performa

AI dapat membantu pada beberapa titik dalam proses tersebut.

Dengan demikian, AI bukan hanya sebuah tools.

AI menjadi bagian dari sistem kerja.


Materi Pelatihan AI Jogja

Program dapat disusun secara bertahap agar peserta memahami konsep sekaligus penerapannya.

1. Fundamental Artificial Intelligence

Peserta dikenalkan dengan konsep dasar AI menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

Materi dapat mencakup:

  • Artificial Intelligence.
  • Machine Learning.
  • Deep Learning.
  • Generative AI.
  • Natural Language Processing.
  • Computer Vision.
  • Automation.

Tujuannya adalah membangun AI literacy sebelum peserta masuk ke praktik.


2. Memahami Generative AI

Generative AI memungkinkan sistem menghasilkan konten berdasarkan instruksi.

Peserta dapat memahami bagaimana AI memproses instruksi dan menghasilkan output.

Contohnya:

Input → Processing → Output → Evaluation

Hal penting yang ditekankan adalah bahwa output AI tidak otomatis benar.

Manusia tetap perlu melakukan pemeriksaan.


3. Prompt Engineering

Kemampuan memberikan instruksi dengan baik menjadi salah satu keterampilan yang penting ketika bekerja dengan Generative AI.

Prompt dapat disusun dengan struktur:

Role → Context → Objective → Instruction → Constraint → Output Format

Contohnya, seorang pemilik bisnis tidak hanya meminta:

“Buat strategi marketing.”

Tetapi memberikan konteks mengenai:

  • Produk.
  • Target market.
  • Lokasi.
  • Positioning.
  • Tujuan bisnis.
  • Budget.
  • Platform.
  • Format output.

Semakin jelas konteksnya, semakin besar peluang output AI menjadi relevan.


4. AI untuk Bisnis dan UMKM

Bagi pelaku usaha, AI dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mempercepat pekerjaan.

Contohnya:

Riset

Membantu mengembangkan pertanyaan dan kerangka riset.

Marketing

Membantu menemukan ide kampanye dan konten.

Customer Service

Membantu membuat draft respons.

Branding

Membantu brainstorming positioning dan komunikasi.

Content

Membantu mengembangkan ide dan variasi materi.

AI bukan pengganti pemilik bisnis.

Justru AI dapat membantu pemilik bisnis memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada keputusan yang lebih penting.


5. AI untuk Digital Marketing

Artificial Intelligence memiliki potensi besar dalam digital marketing.

Salah satu workflow yang dapat diterapkan adalah:

Customer Research

Target Market

Content Strategy

Content Production

Distribution

Performance Analysis

Optimization

AI dapat membantu hampir di setiap tahap tersebut.

Namun data dan konteks tetap menjadi faktor penting.

AI yang diberikan informasi minim biasanya menghasilkan output yang generik.


6. AI untuk Content Creator

Dunia content creator menuntut konsistensi.

Masalahnya, ide tidak selalu muncul setiap hari.

AI dapat membantu proses brainstorming.

Misalnya dengan mengembangkan:

  • Content pillar.
  • Hook.
  • Storyline.
  • Script.
  • Caption.
  • CTA.
  • Content calendar.
  • Repurposing.

Tetapi AI tidak boleh menghilangkan karakter creator.

Justru pengalaman pribadi, opini, sudut pandang, dan gaya komunikasi manusia yang membuat sebuah konten terasa autentik.


7. AI untuk Pendidikan

AI juga membawa perubahan pada dunia pendidikan.

Guru dan dosen dapat menggunakan AI untuk membantu:

  • Menyusun outline materi.
  • Membuat variasi aktivitas pembelajaran.
  • Mengembangkan studi kasus.
  • Brainstorming pertanyaan.
  • Menyederhanakan konsep kompleks.
  • Membuat bahan diskusi.

Sementara peserta didik perlu dibekali kemampuan yang lebih penting:

critical thinking.

Karena tantangannya bukan lagi hanya mencari informasi.

Tantangannya adalah menentukan:

a) Mana informasi yang benar?

b) Mana yang perlu diverifikasi?

c) Mana yang relevan?


8. AI untuk Produktivitas Profesional

Tidak semua penerapan AI harus terlihat canggih.

Justru penggunaan sederhana sering memberikan dampak langsung.

Misalnya:

  • Merangkum meeting.
  • Menyusun draft email.
  • Membuat checklist pekerjaan.
  • Mengembangkan SOP.
  • Mengelompokkan informasi.
  • Membuat outline laporan.
  • Meringkas dokumen.
  • Menyiapkan bahan presentasi.

Jika satu aktivitas yang biasanya membutuhkan satu jam dapat dipersingkat menjadi 20 menit, terdapat waktu yang dapat dialihkan untuk pekerjaan bernilai lebih tinggi.


Jangan Memasukkan Semua Data ke AI

Semakin sering AI digunakan, semakin penting memahami keamanan data.

Peserta perlu memahami bahwa data perusahaan tidak boleh sembarangan dimasukkan ke platform AI.

Hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Data pribadi.
  • Informasi pelanggan.
  • Dokumen internal.
  • Data keuangan.
  • Password.
  • Informasi strategis perusahaan.
  • Dokumen yang bersifat rahasia.

Penggunaan AI harus berjalan bersama data awareness dan digital ethics.


AI Tetap Membutuhkan Human Judgment

Ada kecenderungan untuk mempercayai jawaban AI karena disampaikan dengan bahasa yang sangat meyakinkan.

Ini berbahaya.

AI dapat menghasilkan informasi yang salah atau tidak sesuai konteks.

Karena itu, dalam Pelatihan AI Jogja, peserta perlu memahami workflow:

Generate

Gunakan AI untuk menghasilkan ide atau draft.

Review

Periksa isi dan struktur.

Verify

Validasi informasi penting.

Refine

Perbaiki berdasarkan konteks.

Approve

Manusia mengambil keputusan akhir.

AI bekerja cepat.

Manusia bertanggung jawab.


Seminar, Workshop, atau Pelatihan?

Kebutuhan setiap organisasi berbeda.

Karena itu, program Narasumber AI Jogja dapat dikemas dalam beberapa bentuk.

Seminar AI

Cocok untuk pengenalan AI dan meningkatkan awareness peserta.

Workshop AI

Lebih fokus pada praktik dan penggunaan langsung.

In-House Training

Materi dirancang berdasarkan kebutuhan pekerjaan di organisasi.

AI untuk UMKM

Fokus pada marketing, content, produktivitas, dan pengembangan bisnis.

AI untuk Pendidikan

Materi disesuaikan dengan kebutuhan guru, dosen, siswa, dan mahasiswa.

AI untuk Marketing

Fokus pada research, content, copywriting, campaign, dan analysis.


Portofolio Randy Rahman Hussen

Randy Rahman Hussen merupakan narasumber, trainer, praktisi digital marketing, content creator, mentor, dan asesor kompetensi yang aktif memberikan pelatihan di berbagai bidang.

Pengalaman kegiatan meliputi:

  • Pelatihan Artificial Intelligence.
  • Seminar Digital Marketing.
  • Workshop Social Media Marketing.
  • Content Marketing.
  • Affiliate Marketing.
  • Digital Selling.
  • SEO dan Local SEO.
  • Personal Branding.
  • Pendampingan UMKM.
  • Pelatihan siswa dan mahasiswa.
  • Workshop perusahaan dan instansi.
  • Pengembangan kompetensi Bisnis Digital.
  • Sinkronisasi kurikulum Bisnis Digital.
  • Uji kompetensi Digital Marketing standar BNSP.

Randy Rahman Hussen juga tersertifikasi BNSP dalam kompetensi Digital Marketing dan memiliki pengalaman sebagai asesor kompetensi.

Pendekatan pelatihan menggabungkan pengalaman sebagai praktisi dengan kebutuhan pengembangan kompetensi peserta.


Siapa yang Bisa Mengikuti Belajar AI Jogja?

Program dapat dirancang untuk berbagai latar belakang:

  • Pelajar.
  • Mahasiswa.
  • Guru.
  • Dosen.
  • Content creator.
  • Pelaku UMKM.
  • Profesional.
  • Tim marketing.
  • Perusahaan.
  • Instansi pemerintah.
  • Komunitas.
  • Organisasi.

Peserta tidak harus memiliki latar belakang IT.

Materi dapat dimulai dari tingkat dasar dan dikembangkan sesuai kebutuhan.


AI Bukan Kompetisi Manusia Melawan Mesin

Mungkin ini bagian paling penting.

AI sebaiknya tidak dilihat sebagai pertandingan antara manusia dan mesin.

Yang lebih menarik adalah melihat AI sebagai partner kerja digital.

Manusia memiliki:

  • Empati.
  • Konteks.
  • Pengalaman.
  • Nilai.
  • Etika.
  • Kreativitas.
  • Judgment.

AI memiliki:

  • Kecepatan.
  • Kemampuan mengolah informasi.
  • Konsistensi.
  • Kemampuan menghasilkan banyak alternatif.

Jika keduanya digabungkan dengan benar, hasilnya dapat jauh lebih kuat.


Mengapa Sekarang Waktu yang Tepat untuk Belajar AI?

Menunggu sampai AI menjadi “sempurna” bukan strategi yang baik.

Teknologi akan terus berkembang.

Tools akan terus berganti.

Fitur akan terus bertambah.

Karena itu, kemampuan paling berharga bukan menghafalkan satu platform.

Tetapi kemampuan belajar dan beradaptasi dengan teknologi baru.

Orang yang memahami fundamental AI akan lebih mudah mengikuti perubahan berikutnya.


Hubungi Narasumber AI Jogja

Jika Anda membutuhkan Narasumber AI Jogja untuk seminar, workshop, pelatihan, kuliah umum, in-house training, maupun kegiatan pengembangan kompetensi, silakan menghubungi:

📱 WhatsApp

Klik untuk Chat WhatsApp 0857-4096-2641

📸 Instagram

@randyrahman_h

Program dapat disesuaikan berdasarkan:

  • Jumlah peserta.
  • Durasi kegiatan.
  • Level peserta.
  • Bidang pekerjaan.
  • Sektor industri.
  • Tujuan pembelajaran.
  • Kebutuhan organisasi.

FAQ Narasumber AI Jogja

Apa saja materi dalam Pelatihan AI Jogja?

Materi dapat mencakup fundamental AI, Generative AI, Machine Learning, prompt engineering, AI untuk produktivitas, AI untuk marketing, AI untuk pendidikan, dan etika penggunaan AI.

Apakah Belajar AI Jogja cocok untuk pemula?

Ya. Program dapat dimulai dari konsep paling dasar sehingga peserta tidak harus mempunyai kemampuan programming.

Apakah harus bisa coding?

Tidak. Untuk program AI praktis, peserta dapat memulai dengan AI literacy, Generative AI, prompting, dan penerapan AI dalam pekerjaan sehari-hari.

Apakah pelatihan dapat dilakukan untuk perusahaan?

Bisa. Materi dapat dikembangkan menjadi in-house training berdasarkan kebutuhan divisi dan pekerjaan peserta.

Apakah AI bisa digunakan untuk digital marketing?

Bisa. AI dapat membantu riset, ideasi, content planning, copywriting, pembuatan konten, hingga analisis marketing.

Apakah tersedia pelatihan AI untuk sekolah dan kampus?

Ya. Program dapat disesuaikan untuk siswa, mahasiswa, guru, dosen, maupun tenaga kependidikan.

Apakah Randy Rahman Hussen memiliki sertifikasi?

Ya. Randy Rahman Hussen tersertifikasi BNSP dalam kompetensi Digital Marketing dan memiliki pengalaman sebagai asesor kompetensi.


Kesimpulan

Artificial Intelligence bukan sekadar teknologi untuk membuat pekerjaan menjadi lebih cepat.

AI sedang mengubah cara manusia mencari informasi, menghasilkan ide, bekerja, belajar, berkomunikasi, dan mengambil keputusan.

Karena itu, kemampuan menggunakan AI perlu dibangun bersama kemampuan berpikir kritis.

Melalui Narasumber AI Jogja, peserta dapat belajar memahami fundamental AI sekaligus mengeksplorasi penerapannya dalam pekerjaan, bisnis, marketing, pendidikan, maupun aktivitas profesional.

Program Belajar AI Jogja dan Pelatihan AI Jogja dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta, mulai dari pengenalan dasar hingga workshop yang lebih aplikatif.

Jika Anda sedang menyiapkan seminar atau pelatihan Artificial Intelligence di Jogja dan membutuhkan narasumber yang memahami hubungan antara AI, digital marketing, bisnis, dan pengembangan kompetensi, silakan hubungi:

WhatsApp 0857-4096-2641

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post